Akar tunggang

Akar tunggang

Akar tunggang

Akar tunggang

Berdasarkan jenis percabangan dan bentuk, akar berkuda sanggup dibedakan menjadi akar bercabang atau sedikit bercabang dan akar bercabang (ramosus).
1. Akar tunggang yang tidak bercabang atau sedikit bercabang
Akar yang mengendarai ini biasanya tidak bercabang atau hanya bercabang. Fungsi utama akar taillar ini biasanya sebagai masakan penimbun dan merupakan serpihan dari tumbuhan yang sanggup dimakan atau digunakan. Jenis akar taproot ini mempunyai bentuk khusus, yaitu:

a. Berbentuk tombak (fusiformis)

Akar ini berbentuk mirip tombak, di mana itu besar dan meruncing hingga final dengan serabut akar sebagai percabangan. Tanaman yang mempunyai akar berbentuk tombak biasanya dipakai sebagai masakan penutup. Misalnya: wortel (Daucus carota L.), lobak (Raphanus sativus L.).
b. Berbentuk gasing (napiformis)
Akar ini berbentuk mirip serpihan atas, dimana dasar akar besar dibulatkan, bercabang dalam bentuk akar serat berada pada ujung yang sempit dan meruncing. Sebagai contoh: biet (Beta vulgaris L.), yam (Pachyrrhizus erosus Urb.).
d.  berbentuk Benang (filiformis)

Akarnya kecil dan panjang mirip serat dan cabang sangat sedikit. Sebagai contoh: kratok (Phaseolus lunatus L.)


Baca Juga :