Tipe-tipe huruf yang digunakan dalam peta

Tipe-tipe huruf yang digunakan dalam peta

Tipe-tipe huruf yang digunakan dalam peta

Tipe-tipe huruf yang digunakan dalam peta

  1. Huruf Romawi digunakan untuk menulis nama negara, provinsi, ibu kota, dan kota-kota besar. Contoh; provinsi Banten.
  2. Huruf Italic atau miring, digunakan untuk menulis kenampakan air seperti laut, teluk, palung, pelabuhan, dan sejenisnya. Contoh; samudera Hindia.
  3. Huruf Gothic, digunakan untuk menulis kenampakan hypsografi, seperti pegunungan, lembah, dan sejenisnya. Contoh; gunung Merapi.
  4. Huruf Gothic Miring digunakan untuk menulis kenampakan medan buatan, seperti jalan raya, sekolah dan sejenisnya. Contoh; Jl. Pangeran Antasari.

Macam-macam koordinat peta

  1. Koordinat Lintang dan Bujur, berfungsi untuk mengetahui posisi suatu titik di muka bumi atau untuk mengetahui letak astronomi suatu tempat di muka bumi. Besaran bujur adalah garis yang diukur dalam derajat dari titik 0º (Meridian Greenwich).
  2. Koordinat X dan Y, fungsinya sama dengan lintang dan bujur, tetapi tidak mewakili posisi lintang dan bujur.

Beberapa Jenis Peta

  1. Peta induk/Peta dasar merupakan hasil survey permulaan dari geodesi, yang dapat digunakan untuk membuat peta-peta lain dan masih membutuhkan materi-materi tambahan serta hanya mencakup data-data pokok atau penting.
  2. Peta topografi merupakan peta yang menggambarkan kenampakan umum permukaan bumi secara detail.
  3. Peta tematik merupakan peta yang menampilkan tema tertentu atau khusus.

Dua Jenis peta tematik atau peta khusus

  • Peta statistic, meliputi:
  1. Peta statistic kualitatif yaitu peta yang menggambarkan penyebaran jenis data tanpa memperhitungkan jumlah data.
  2. Peta statistic kuantitatif yaitu peta yang menggambarkan penyebaran jenis data sekaligus memperhitungkan besaran data.
  • Peta dinamik, yaitu peta yang menggambarkan gerakan suatu data, berupa simbol garis dan panah.

Jenis-jenis peta

  • Peta analog, meliputi:
  1. Peta planimetri (data/dua dimensi), yaitu peta yang dibuat di suatu bidang datar dengan menggunakan media kertas, kain, atau kayu triplek.
  2. Peta stereometri (timbul/tiga dimensi), peta yang dibuat berdasarkan bentuk permukaan bumi yang sebernanya, sehingga dapat melihat relief dengan jelas.
  • Peta digital yaitu peta yang dibuat dengan menggunakan komputer sehingga apabila ada pembaharuan (revisi) dapat dilakukan lebih cepat, dan ditampilkan dalam bentuk planimetri dan stereometri.

Sumber: https://ironmanfactory.com/