Larutan elektrolit.

Larutan elektrolit.
  1. Larutan elektrolit.

Larutan elektrolit.

Larutan elektrolit melipvti lamtan saline, baik isotonik, hipotonik,

maupun hipertonik. Jenis larutan elektrolit yang paling banyak digunakan adalah normal salin (isotonik), yaitu NaC10,9%. Contoh larukan elektrolit lainnya adalah laktat Ringer (Na’}, K’, Cl, Ca-’) dan cairan Butter (Na‘ K+ Mgz+ Cl, HC03 ).

  1. Cairan asam-basa.

Jenis cairan yang termasuk cairan asam-basa adalah natrium laktat dan natrium bikarbonat. Laktat merupakan sejenis garam yang dapat mengikat ion H’ dari cairan sehingga mengurangi keasaman lingkungan.

  1. Volume ekspander.

Jenis larutan ini berfungsi meningkatkan volume pembuluh darah atau plasma, misalnya pada kasus hemoragi atau kom­bustio berat. Volume ekspander yang umttm digunakan antara lain dekstran, plasma, dan albumin serum. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan tekanan osmotik darah. (Mubarok, Wahid Iqbal dan Nurul Chayatin.2007 Hal:92-94).

 

Recent Posts