KANDUNGAN GIZI

KANDUNGAN GIZI

  • Belut selain rasanya enak serta banyak mengandung vitamin, juga mengandung kalori tinggi. Kandungan zat gizi setiap 100 gram berat ikan mengandung kalori 303 gram, protein 14 gram, lemak 27 gram, kalsium 0,02 gram, besi 0,001 gram, vitamin A 1,6 gram, vitamin B1 0,0001 gram, vitamin C 0,002 gram serta mengandung air 58 gram.
TEKNIK BUDIDAYA:
  • Secara teknis, kegiatan budidaya ini tidak diperlukan persyaratan khusus seperti budidaya ikan lainnya. Pelaksanaan kegiatan budidaya juga dapat dilakukan pada kolam kecil maupun besar. Bagian dasar kolam maupun dinding kolam belut sebaiknya dibuat permanen.
BAK:
  • Bak untuk budidaya berukuran panjang 3 meter, lebar 1 meter, kedalaman 1,2 meter dimana sedalam 0,7 m berada dalam tanah (dengan cara digali), tujuannya agar media bak selalu dalam keadaan dingin sehingga suhu dalam media sesuai kondisi lingkungan hidup ideal untuk berternak belut. Pembuatan bak sebaiknya tidak terlalu besar agar proses pemeliharaan dalam kegiatan budidaya tersebut tidak mengalami hambatan serius.

KOMPOSISI MEDIA:

  • Komposisi dan cara pembuatan media budidaya disusun dari bawah ke atas meliputi lumpur sawah, jerami, pupuk kandang fermentasi, pelepah pisang, dedak halus, lumpur sawah. Susun media tersebut hingga ketebalan 40 cm. Setelah tersusun media digenangi air hingga ketinggian 60 cm dari dasar kolam, selama kurang lebih 1 bulan. Tujuannya agar proses pelapukan berjalan sempurna sehingga tidak menimbulkan gas beracun setelah benih belut dimasukkan. Sesekali dilakukan penggantian air agar media memperoleh oksigen terlarut cukup sehingga bakteri dekomposer dapat melakukan aktivitas perombakan secara optimal. Disamping itu penggantian air juga bertujuan untuk menghilangkan buih-buih hasil pelapukan. Untuk mengontrol apakah proses pelapukan sudah sempurna atau belum dapat dilakukan dengan memasukkan jentik-jentik nyamuk dalam media. Apabila jentik-jetik nyamuk tersebut mati, berarti proses pelapukan belum sempurna.
  • Setelah bak beserta media budidaya selesai dipersiapkan serta dinyatakan proses pelapukan sudah sempurna, maka penebaran benih belut dapat dilakukan.

Sumber: https://officialjimbreuer.com/