Ketentuan Pelaporan Keuangan

Ketentuan Pelaporan Keuangan

Ketentuan Pelaporan Keuangan

Table of Contents

Ketentuan Pelaporan Keuangan

Ketentuan Pelaporan Keuangan
Ketentuan Pelaporan Keuangan

Negara Jerman menganut code law, sehingga standar akuntansi di Jerman tergantung pada undang-undang. Akuntansi di Jerman didisain untuk menghitung jumlah penghasilan yang hati-hati (prudent).
Standar Akuntansi di Jerman (GASB) diawasi oleh GASC yang didirikan pada 1998, dan bertugas untuk mengembangkan standar Jerman yang cocok dengan standar internasional. Pelaporan keuangan di negara Jerman, melalui yaitu :
1.Neraca
2.Laporan Penghasilan
3.Catatan
4.Laporan Manajemen
5.Laporan Auditor

Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (disingkat BEI, atau Indonesia Stock Exchange (IDX)) merupakan bursa hasil penggabungan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan Bursa Efek Surabaya (BES). Demi efektivitas operasional dan transaksi, Pemerintah memutuskan untuk menggabung Bursa Efek Jakarta sebagai pasar saham dengan Bursa Efek Surabaya sebagai pasar obligasi dan derivatif. [1] Bursa hasil penggabungan ini mulai beroperasi pada 1 Desember 2007.[2] [3]
BEI menggunakan sistem perdagangan bernama Jakarta Automated Trading System (JATS) sejak 22 Mei 1995, menggantikan sistem manual yang digunakan sebelumnya.[4] Sejak 2 Maret 2009 sistem JATS ini sendiri telah digantikan dengan sistem baru bernama JATS-NextG yang disediakan OMX.
Bursa Efek Indonesia berpusat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kawasan Niaga Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Ketentuan Pelaporan Keuangan
Begitu pentingnya laporan keuangan bagi pelaku pasar, hal ini dituangkan dalam peraturan khusus, baik di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Peraturan Bapepam-LK dan bahkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Di BEI, peraturan yang berkaitan dengan keterbukaan informasi dituangkan dalam Peraturan Bursa No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Dalam peraturan itu disebutkan bahwa perusahaan yang tercatat di bursa wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan, laporan keuangan tengah tahunan dan juga laporan keuangan triwulanan ke bursa untuk diumumkan di bursa. Batas waktu penyampaian masing-masing jenis laporan keuangan dibedakan berdasarkan tingkat keterlibatan akuntan publik pada laporan keuangan tersebut.
Dari sudut pandang itu setidaknya ada tiga jenis laporan keuangan yakni laporan keuangan audit. Laporan keuangan ini harus diserahkan ke bursa efek paling lambat bulan ketiga, setelah tanggal laporan keuangan. Kedua jenis laporan keuangan yang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik. Laporan keuangan jenis ini harus diserahkan ke bursa efek dua bulan setelah tanggal Laporan Keuangan Nasional.
Satu lagi jenis laporan keuangan yang disebut dengan laporan keuangan tidak audit. Penyerahan laporan keuangan ini paling lambat satu bulan setelah tanggal laporan keuangan dimaksud.
Khusus laporan keuangan tahunan, wajib disampaikan dalam bentuk keuangan auditan, sedangkan laporan keuangan tengah tahunan dan laporan keuangan triwulanan, tidak wajib diaudit. Meski tidak wajib diaudit bukan berarti kualitas informasi yang dituangkan tidak valid. Sebab, bursa dalam peraturannya secara tegas mengatakan dalam hal perusahaan tercatat menyampaikan laporan keuangan tidak diaudit, kualitas keterbukaan yang disampaikan setara dengan kualitas keterbukaan informasi pada laporan keuangan auditan periode sebelumnya yang pernah diterbitkan oleh emiten tersebut.
Tanggung jawab penyusunan laporan keuangan berada pada manajemen perseroan. Untuk itu, setiap laporan keuangan yang disampaikan, wajib disusun sesuai dengan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) yang berlaku dan Peraturan Bapepam No. VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan. Jika ternyata bursa menemukan laporan keuangan yang disusun tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan tersebut di atas maka bursa akan mewajibkan perusahaan tersebut untuk memperbaiki laporan keuangan dimaksud dan menyampaikan kembali ke bursa. Karena itu jangan main-main dalam menyusun laporan keuangan.

Sumber : https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/seva-mobil-bekas/