Foxconn diduga langgar aturan demi penuhi pesanan iPhone

Foxconn diduga langgar aturan demi penuhi pesanan iPhone

Foxconn diduga langgar aturan demi penuhi pesanan iPhone

Foxconn diduga langgar aturan demi penuhi pesanan iPhone

Lembaga independen yang mengawasi soal buruh, The Chinese Labor

Watch memberi isyarat bahwa pabrik-pabrik Foxconn yang memproduksi perangkat iPhone milik Apple, diduga melanggar hukum ketenagakerjaan China.

Perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino, California, itu telah melakukan penyelidikan sendiri, dan mengakui bahwa beberapa dugaan itu benar, namun tidak semuanya, dilansir GSM Arena, Senin (9/9).

Masalah terbesar yang dinyatakan dalam laporan itu adalah 50 persen tenaga kerja Foxconn terdiri dari tenaga kerja sementara, sementara hukum ketenagakerjaan China hanya memperbolehkan maksimal 10 persen.

Apple mengatakan sedang bekerja sama dengan Foxconn untuk menyelesaikan masalah ini, namun setiap perubahan mendadak pada jadwal kerja dapat memengaruhi peluncuran iPhone tahun ini.

Laporan tersebut berlanjut dengan tuduhan bahwa Foxconn

mengharuskan pekerja untuk lembur meskipun penyelidikan Apple mengatakan semua shift lembur sukarela.

Namun, beberapa staf yang bekerja lembur, seperti pekerja

magang, tidak diizinkan untuk mengambil jam tambahan. Apple memastikan bahwa tidak ada lagi karyawan magang yang bekerja lembur.

Foxconn tampaknya mengalami kesulitan memenuhi pesanan iPhone 11. Hal ini dapat berarti bahwa Apple mengharapkan penjualan naik tahun ini.

 

sumber :

https://www.kuliahbahasainggris.com/seva-mobil-bekas/