Mengharukan, Ini Kisah Alana, Hafiz Cilik Asal Banjarnegara, Yang Bikin Pemirsa Menangis dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

Mengharukan, Ini Kisah Alana, Hafiz Cilik Asal Banjarnegara, Yang Bikin Pemirsa Menangis dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

Mengharukan, Ini Kisah Alana, Hafiz Cilik Asal Banjarnegara, Yang Bikin Pemirsa Menangis dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

Mengharukan, Ini Kisah Alana, Hafiz Cilik Asal Banjarnegara, Yang Bikin Pemirsa Menangis dan Jadi Inspirasi Banyak Orang
Mengharukan, Ini Kisah Alana, Hafiz Cilik Asal Banjarnegara, Yang Bikin Pemirsa Menangis dan Jadi Inspirasi Banyak Orang

Tayang di RCTI sejak tanggal 22 Mei 2017 lalu,acara Hafiz Indonesia 2017 nampaknya

menjadi acarayang ditunggu penonton di rumah selama bulan Ramadan.

Dalam tayangan pada (23/5/2017) lalu, salah satu peserta Hafiz Indonesia 2017 bernama Alana (7 tahun) sukses membuat hati pemirsa televisi dan Juri tergugah serta menangis.

Kontestan yang akrab disapa Alan itu sejak lahir divonis tidak akan bisa berjalan oleh dokter. Ditengah keterbatasan fisiknya, Alan mau terus belajar hingga akhirnya mampu melafalkan dan menghafal ayat-ayat Al Quran dengan baik.

Semangat kontestan asal Banjarnegara tersebut menjadi inspirasi bagi banyak orang.

 

Di usia 5 tahun, Alana telah mengagumi Musa, hafiz cilik yang tampil juara pada sebuah program tayangan televisi pada 2014.

Ia juga mengidolakan Syeh Ali Jaber yang menjadi juri pada program tersebut. Alana berambisi dapat bergabung pada program itu sekaligus bertemu sang idola. “Alan sampai bilang ke saya, apa televisinya perlu dipecahkan biar dia dapat masuk ke program televisi dan bertemu dengan idolanya,” kata sang ibu, Darsiah.

Darsiah pun bertekad mewujudkan keinginan putra bungsunya. Meski menyandang disabilitas (kaki Alana menderita kelainan sejak lahir sehingga membuatnya susah berjalan) , otak Alana diyakininya cerdas. Ia rajin melatih Alana menghafal perayat al Quran di rumah.

Darsiah tak memasukkan Alana ke yayasan Hafiz atau pesantren karena terbatas biaya.

Setelah subuh adalah waktu wajib bagi Alana untuk menghafal, hingga menjelang berangkat ke sekolah Taman Kanak-kanak (TK).

Tak dinyana, di luar keterbatasan fisiknya, daya ingat Alana luar biasa. Ia mampu menghafal perayat Al Quran dengan mudah. “Awal-awal Alana mampu menghafal 3 ayat perhari. Semakin kesini ia mampu menghafal 10 ayat perhari,”katanya.

Setelah hafal 3 juz, Darsiah memberanikan diri mendaftarkan putranya mengikuti audisi Hafiz Indonesia pada 2015. Darsiah mengirim persyaratan pendaftaran, termasuk video rekaman hafalan Alana melalui kantor pos.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/W6jZ/history-of-the-kutai-kingdom