SMKN 3 Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan

SMKN 3 Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan

SMKN 3 Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan

SMKN 3 Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan
SMKN 3 Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan

SMK Negeri 3 Bandung melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi para siswa kelas XI

kompetensi keahlian pemasaran. Kegiatan ini merupakan salah satu program bantuan pemerintah, dalam pengembangan SMK berbasis industri atau keunggulan wilayah pada tahun 2018. Para siswa diberikan arahan mengenai bisnis online yang bekerja sama dengan Paloma Shop Way. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula SMKN 3 Bandung, Jalan Solontongan, Kota Bandung, Kamis, 25 Oktober 2018.

Kepala SMKN 3 Bandung, Euis Purnama mengatakan salah satu poin yang dilaksanakan dalam program bantuan tersebut adalah melatih siswa dalam berwirausaha. Terdapat 20 kelompok yang akan dibentuk dengan membuat bisnis bertemakan produk kekhasan daerah, dalam kategori bisnis foodataupun nonfood. Setiap kelompoknya akan diberi modal 1 juta untuk mengembangkan bisnis yang akan dibuat selama satu bulan ini.

”Kegiatan awal yang diberikan adalah memberikan pelatihan bagi anak-anak, dengan bekerjasama

mengundang pihak luar untuk memberikan inspirasi dan motivasi agar mereka bisa punya keinginan serta daya juang,” ujar Euis.

Euis mengatakan mentalitas siswa perlu ditingkatkan dalam berbisnis online. Terkadang siswa mengeluh tentang modal yang perlu dikeluarkan dalam membangun bisnis. Tapi sebenarnya siswa telah memiliki modal berwirausaha, salah satunya yaitu modal online yang ada di setiap handphone yang dimilikinya. Di antara siswa SMKN 3 Bandung pun beberapa sudah ada yang memiliki bisnis berbasi online tersebut.

Kepala Program Studi Pemasaran SMKN 3 Bandung, Dewi Triana menambahkan pelatihan kewirausahaan ini

bekerjasama dengan aplikasi jaringan online, Paloma Shop Way yang dapat memasarkan produk siswa dari offline menjadi online. Kerjasama ini tentunya tidak akan memberatkan siswa dangan mengharuskan penjualan beromzet tinggi. Penjualan siswa dibiarkan mengalir sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

”Setelah ini ada realisasi produk. Selain bisa berjualan online, siswa diusahakan bisa merancang sebuah produk yang memang mengangkat keunggulan wilayah kita. Dari kota Bandung bayak sekali diantaranya adalah kuliner,” ujar Dewi.

Dewi mengatakan pada bulan November, nantinya produk siswa akan dipasarkan dalam kegiatan bazar yaitu Gebyar SMKN 3 Bandung. Para guru akan terus membimbing dalam perancangan proposal bisnis yang sesuai dengan keunggulan wilayah. Produk siswa yang terpilih akan mereka usung produk unggulan SMKN 3 Bandung

 

Sumber :

https://s.id/6HWry