Biografi Christopher Columbus

Biografi Christopher Columbus

Christopher Columbus(1451-1506), navigator Spanyol Italia yang berlayar dari barat melintasi Samudra Atlantik didalam mencari rute ke Asia, tetapi mencapai ketenaran bersama membawa dampak pendaratan di Amerika sebagai gantinya.

Pada tanggal 12 Oktober 1492, dua dunia yang tidak dikenal saling berjumpa untuk pertama kalinya pada sebuah pulau kecil di Laut Karibia. Sedangkan pada ekspedisi dari Spanyol didalam mencari rute laut segera dari Eropa ke Asia, Christopher Columbus secara tidak sengaja menemukan Amerika. Columbus bukanlah orang pertama yang tiba di Amerika, yang ia dapati sudah diduduki. Ia juga bukan orang Eropa pertama yang sampai ke benua itu gara-gara sekarang sudah diakui secara meluas bahwa orang-orang Viking dari Eropa Utara sudah singgah ke Amerika Utara pada abad ke 11 dan mendirikan koloni L’Anse aux Meadows untuk jangka kala singkat. Terdapat perkiraan bahwa pelayar yang tidak dikenali dulu melawat ke Amerika sebelum saat Columbus dan membekalkannya bersama sumber untuk kejayaannya. Terdapat juga banyak teori tentang ekspedisi ke Amerika oleh bermacam orang selama jaman itu.

Colombus mengira bahwa pulau berikut tetap perawan, belum berpenghuni serupa sekali. Mereka berorintasi menjadikan pulau berikut sebagai perluasan wilayah Spanyol. Semula Columbus disambut bersama ramah oleh suku Indian, tetapi sesudah ketahuan kemauan buruknya singgah di pulau itu, Colombus banyak mendapat resistnsi dari penduduk setempat. Beberapa armada kapal milik rombongan Colombus ditenggelamkan oleh suku Indian gara-gara mereka mulai terganggu dan terancam oleh kehadiran Colombus.
Abad ke-15 adalah abad perubahan, dan banyak peristiwa yang berjalan selama kala itu benar-benar merubah sosial penduduk Eropa. Banyak peristiwa-peristiwa berjalan yang didorong oleh konflik selama berabad-abad antara Kristen dan Muslim.

Peristiwa yang memiliki pengaruh paling luas di Eropa pada abad ke-15 adalah jatuhnya kota Konstantinopel (Istanbul modern, Turki) ke Islam Kesultanan Utsmaniyah. Konstantinopel dulu menjadi ibu kota Kekaisaran Bizantium Kristen Ortodoks selama berabad-abad, dan merupakan pusat penting bagi perdagangan antara Eropa dan Asia. Pada 1453 Kekaisaran Ottoman, yang sudah menaklukkan sebagian besar Eropa Tenggara, merebut kota, menutup sebuah rute perdagangan penting dari Eropa ke timur. Pedagang Eropa tetap mampu membeli barang-barang Asia dari umat Islam di tempat-tempat layaknya Alexandria, Mesir. Namun, Eropa merindukan rute laut ke Asia yang akan sangat mungkin mereka untuk mendesak kaum muslim dan membeli product Asia secara langsung.

Bangsa Eropa pertama yang mulai aktif mencari jalur pelayaran ke Asia adalah Portugal. Orang-orang Portugis sudah mulai menjelajahi Afrika di awal 1400-an, dan pada 1415 mereka menyerbu dan menaklukkan Afrika utara pusat komersial Muslim Ceuta di Selat Gibraltar. Portugis mendapatkan akses perdagangan ke Afrika yang menguntungkan, yang sampai kala itu, sudah didominasi oleh kaum Muslim. Di bawah bimbingan Pangeran Henry sang Navigator, Portugis mulai menjelajahi pantai barat Afrika, meminta menemukan rute menuju Asia bersama pergi dari ujung selatan benua itu. Negara-negara lain, tidak ketinggalan berkompetisi untuk melakuakn ekspedisi tersebut.dan pada periode terebut Christopher Columbus lahir.

Fakta dimana Columbus lahir banyak ragam dari penulis ke penulis. Namun, kebanyakan pakar kebanyakan setuju bahwa ia dilahirkan di kota pelabuhan Italia Genoa, di Laut Liguria (Laut Mediterania), antara 25 Agustus dan 31 Oktober 1451. Namanya didalam bhs Italia adalah Cristoforo Kolombo, yang diterjemahkan ke didalam bhs Inggris sebagai Christopher Columbus, ke didalam bhs Spanyol sebagai Cristobal Colón, dan ke didalam bhs Portugis sebagai Christovão Colom. Columbus pakai nama versi Portugis selama di Portugal dan versi Spanyol sesudah tukar ke Spanyol pada 1485.

ayah Columbus adalah Domenico Colombo, seorang penenun wol yang juga merupakan tidak benar satu tokoh politik lokal. Ibunya Suzanna Fontanarossa, putri seorang penenun wol. Anak sulung dari lima saudara, Christopher memiliki tiga saudara laki-laki Bartholomew, Giovanni Pellegrino, dan Giacomo dan satu saudara perempuan, Bianchinetta. Seluruh keluarga tukar ke kota pelabuhan paling dekat Savona, barat Genoa, di 1470.

Awal karir berlayar di laut kala berusia 14 tahun, Columbus bertugas di bermacam kapal didalam bermacam peran. Pada tanggal 13 Agustus, 1476 sebuah ekspedisi yang dijalankan Genoa bersama pakai lima kapal menuju Inggris memberikan peluang pertama Columbus meninggalkan Laut Tengah dan berlayar ke Samudera Atlantik. Tapi itu merupakan awal yang tidak baik untuk Columbus: Menurut cerita, seluruh armada diserang oleh perompak dari Perancis di ujung barat kekuatan Portugal. Kedua belah pihak sama-sama kehilangan kapal; Columbus, tidak benar satu yang malang, kapalnya dibakar, tidak tersedia jalur lain untuk melarikan diri tak sekedar berenang agar sampai di pantai Portugis. Dia sukses sampai 10 km (6 mil) ke pantai bersama berpegangan pada reruntuhan kapal. Setelah mendapatkan kembali kekuatannya di pelabuhan Lagos, Columbus lakukan perjalanan ke Lisbon wilayah komunitas pedagang besar asal Genoa dan pembuat kapal. Waktu itu dia berumur 25 tahun.

Pada th. 1478 atau 1479 Columbus berjumpa dan menikah bersama Felipa Perestrello e Moniz, putri dari keluarga yang dihormati, bapak Felipa’s, Bartolomeo Perestrello, yang sudah meninggal kala Columbus berjumpa Felipa, dulu menjabat sebagai gubernur Porto Santo di Kepulauan Madeira, milik Portugis di lepas pantai barat laut Afrika. Segera sesudah pernikahan mereka,
pengantin baru disertai seluruh keluarga kembali ke Porto Santo. Columbus dan Felipa tukar ke pulau yang lebih besar dari Madeira di 1480 atau 1481, segera sesudah mereka dianugrahi seorang anak yang bernama Diego. Hal ini diyakini bahwa Felipa meninggal tak lama setelahnya.

Pada akhir 1481 atau awal 1482 Columbus berlayar ke benteng Portugis Elmina, di area yang sekarang Ghana, di pantai barat Afrika. Columbus terkesan bersama kekayaan Afrika yang ditawarkan, terlebih emas. Selain itu, layaknya seluruh navigator yang baik, dia benar-benar dambakan belajar tentang angin dan arus laut dari nahkoda lokal dan pelaut. Di perairan lepas pantai Afrika dan di dekatnya Kepulauan Canary Columbus pertama kali melihat fenomena laut dikenal sebagai Lancar Canaries (Arus laut). Pengetahuan ini menjadi alasan Columbus lantas menentukan untuk memulai kariernya melintasi Samudra Atlantik dari Canaries, jauh di sebelah selatan Spanyol maupun Portugal.

Kapalnya melepaskan sauh pelabuhan Spanyol tanggal 3 Agustus 1492. Melabuh pertama di Kepulauan Canary di lepas pantai Afrika. Membongkar sauh di Kepulauan Canary tanggal 6 September dan berlayar laju arah ke barat. Sebuah pelayaran yang bukan main panjang, agar tidak aneh kalau para awak kapal mulai ngeri dan kepingin balik saja. Colombus? Tidak! Perjalanan wajib diteruskan, sekali layar terkembang pantang digulung. Dan tanggal 2 Oktober 1492 bagaikan seutas sutera hijau daratan nampak di haluan.

Colombus kembali ke Spanyol bulan Maret seterusnya dari penjelajahan yang dahsyat itu disambut orang bersama penuh penghormatan. Sesudah itu dia lakukan serentetan pelayaran melintas Atlantik bersama harapan menjejakkan kaki di Cina dan Jepang. Tetapi sia-sia! Colombus selamanya bersiteguh pada pikirannya bahwa dia sudah menemukan jalur perjalanan ke Asia Timur jauh sebelum saat orang lain sadar.

Ratu Isabella menjanjikan Colombus menjadi gubernur di pulau mana pun yang ditemuinya. Tetapi, selaku administrator dia benar-benar tidak becus agar dipecat dari jabatannya dan dikirim pulang ke Spanyol bersama tangan terbelenggu. Tetapi, sesampainya di Spanyol dia dibebaskan cuma saja tak dulu diberi jabatan lagi. Kabar angin menyebutkan Colombus mati didalam kemiskinan tanpa tersedia dana apa pun. Tatkala kematiannya di th. 1506 –kabar lain lagi– tersedia jugalah sedikit harta kekayaannya.

Kapal “Nina,” “Pinta” dan “Santa Maria” berlayar menuju Dunia Baru

Jelas, pelayaran pertama Colombus merupakan pergantian revolusioner bagi peristiwa Eropa, dan malahan memiliki pengaruh lebih besar bagi Benua Eropa. Anak-anak sekolah seluruh menghafal th. 1492 merupakan th. penting. Walau begitu tetap tersedia banyak bisa saja yang keberatan menempatkan nama Colombus didalam alur daftar buku ini.

Salah satu keberatan adalah gara-gara bukannya Colombus orang Eropa pertama yang menemukan Dunia Baru. Leif Ericson, pelaut Viking, berabad-abad sebelum saat Colombus sudah menjejakkan kaki di Benua Amerika dan bolehlah dipercaya sebagian orang Eropa lain juga sudah menyeberangi Samudera Atlantik di masa-masa antara Leif Ericson dan Colombus.

Dari sudut sejarah, Leif Ericson bukanlah tokoh penting. Hal-hal menyangkut penemuannya belum dulu tersebar luas, begitu pula tidak meninggalkan pergantian apa pun baik di Amerika maupun Eropa. Sebaliknya, berita penemuan Amerika oleh Colombus menyebar bagai kilat ke seluruh Eropa. Hanya sebagian th. sekembalinya Colombus, dan sebagai akibat segera dari penemuannya, banyak ekspedisi tambahan berdatangan di Dunia Baru dan penaklukan serta kolonisasi pun mulailah.

Seperti halnya tokoh-tokoh lain di didalam buku ini, Colombus ringan terkena gangguan pelbagai komentar seakan-akan apa yang ia lakukan orang lain juga lakukan jikalau Colombus tidak dulu hidup di dunia. Eropa abad ke-15 M berada didalam suasana khawatir dan berkemelut: dunia perdagangan berkembang, penjelajahan area baru tak terelakkan. Bangsa Portugis nyatanya sebetulnya aktif benar-benar mencari arus jalur baru ke Timur, pada saat-saat menentukan sebelum saat Colombus.

“Pendaratan Columbus”oleh John Vanderlyn

Adalah bisa saja sekali Amerika cepat atau lambat ditemukan oleh orang Eropa; apalagi bisa saja sekali kalaulah tersedia penundaan, saatnya tidak begitu lama. Tetapi pertumbuhan seterusnya akan benar-benar jauh berlainan jikalau Amerika ditemukan –katakanlah th. 1510– oleh ekspedisi orang Perancis atau Inggris dan bukannya th. 1492 oleh Colombus. Dengan dalih apa pun sebetulnya nyatanya Colombuslah orang yang menemukan benua Amerika.

Kemungkinan keberatan ketiga adalah, apalagi sebelum saat perjalanan Colombus banyak orang-orang Eropa abad ke-15 yang sudah maklum bahwa sebetulnya bumi ini bulat bentuknya. Teori ini sudah diungkapkan oleh filosof Yunani berabad-abad sebelumnya, dan pembenaran yang tak tergoyahkan dari hipotesa Aristoteles sudah cukup untuk meyakinkan kaum terpelajar Eropa di th. 1400-an. Sementara itu, Colombus sendiri tidak populer orang yang membuktikan bahwa bumi ini bulat. (Paling tidak, dia tidak sukses melakukannya). Dia masyhur didalam hal penemuan Dunia Baru, yang baik orang Eropa abad ke-15 atau Aristoteles tak jelas menahu adanya benua Amerika.

Akhlak Colombus tidaklah seutuhnya dikagumi. Dia populer kikir. Sifat inilah yang membawa dampak dia menghadapi kesulitan mendapatkan tunjangan dana dari Ratu Isabella gara-gara Colombus benar-benar menampakkan keserakahannya tatkala lakukan tawar-menawar. Juga –walaupun tidak pantas menuduhnya menurut ukuran etika jaman sekarang– dia memperlakukan orang-orang Indian bersama kekejaman yang sangat. Karena itu, daftar buku ini bukanlah terdiri dari orang-orang yang paling bijak bestari didalam sejarah, melainkan orang yang paling berpengaruh, dan didalam kerangka ukuran ini Colombus menduduki alur nyaris paling atas.

Baca Juga :