Macam Sejarah

Macam Sejarah

Macam Sejarah

Macam Sejarah

Apabila kata sejarah diucapkan oleh seseorang

maka kata itu tidak memiliki makna yang tunggal. Perlu diperhatikan, apa makna dan macam sejarah yang terkandung dalam kata sejarah tersebut. Dan jangan salah tangkap dengan kata sejarah tersebut. Alih-alih mendapat pencerahan, justru pikiran ditipu oleh sejarah tersebut. Nah oleh karena itu, tanpa berpanjang lebar lagi, berikut macam-macam sejarah tersebut :

  1. sejarah menurut isinya. à palsu, rekayasa, dan asli.
  2. sejarah menurut aktor penuturnya. à penguasa dan pecundang dan kalah
  3. sejarah menurut tujuannya   à ilmiah, warisan, idiologis
  4. sejarah menurut penyajiannya à narasi dan analitis
  5. sejarah menurut waktunya à masa lalu, masa kini, masa depan
  6. sejarah menurut wilayahnya à lokal, nasional, regional, global
  7. sejarah menurut jenis isinya à pendidikan, masyarakat, politik, kawasan dll.

Sejarah Menurut Isinya

Terbagi tiga sejarah menurut isinya ini, yakni sejarah palsu, sejarah rekayasa dan sejarah asli. Pembagian sejarah ini menempati posisi yang pertama karena dari pembagian inilah, sebuah sejarah pertama kali seharusnya ditinjau. Apabila sebuah sejarah diketahui ada di posisi yang mana diantara tiga dalam pembagian ini, maka sebuah sejarah akan diketahui posisinya oleh seorang manusia. Sehingga manusia akan berada di atas sejarah dan bukan berada di bawah bayang-bayang sejarah yang mungkin menipu, mengelabui atau memperdayanya.

 

Sejarah palsu adalah

sejarah yang diadakan seluruhnya. Artinya sejarah ini sebenarnya tidak pernah ada sama sekali namun karena banyak sebab kemudian sejrah ini menjadi ada. Misalkan sejarah yang memberikan keterangan tentang seorang tokoh nasional yang ternyata adalah keturunan dari seorang raja besar tertentu. Sejarah itu baru ada setelah tokoh tersebut menempati posisi tertentu. Dan ternyata sejarah itu hanya palsu, semata-mata ada karena tokoh tersebut membutuhkan legitimasi budaya dalam ketokohannya tersebut.

 

Kedua adalah

sejarah rekayasa. Inilah sejarah diatara sejarah asli dan palsu. Sejarah ini ada, tapi penuh rekayasa. Banyak ditambahi dan dikurangi dari segala sisi dan sudutnya. Penambahan dan pengurangannya tidak sekedar bumbu saja, tapi sudah menyangkut substansi dari sejarah tersebut. Contoh sejarah ini bisa dilihat dari sejarah holocaust yang dilakukan oleh Nazi di Eropa. Sejarah tersebut penuh rekayasa. Bahkan para ahli pun dilarang untuk mengotak-atik sejarah tersebut sehingga bisa mengungkap rekayasa itu. Dalam sejarah nasioanal Indonesia, sejarah tentang G30 September bisa mewakilinya.

Terakhir, inilah sejarah yang seharusnya dipergunakan oleh seseorang untuk melihat dunianya. Yakni sejarah asli. Sejarah asli adalah sejarah yang benar-benar asli seperti itu. Tidak ada penipuan didalamnya, tidak rekayasa apalagi unsur kesengajaan untuk menjebak pada suatu kesimpulan yang salah. Sejarah yang asli ini banyak ditemui misalnya dalam sejarah pendirian sebuah perusahaan. Sejarah itu ditulis semata untuk mengabarkan tentang bagaimana perjalanan perusahaan tersebut dari waktu ke waktu. Bisa dikatakan, hasil audit terhadap sebuah perusahaan oleh sebuah audit yang sangat terpercaya adalah contoh sejarah asli yang paling baik. Kalau tidak contoh itu adalah sejarah berbentuk otobiografi, diari, atau lain sejenisnya.

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21235/contoh-teks-eksplanasi