3 Cara Buat Ibu Zaman Now Hadapi Anak yang Semakin Kritis

3 Cara Buat Ibu Zaman Now Hadapi Anak yang Semakin Kritis

3 Cara Buat Ibu Zaman Now Hadapi Anak yang Semakin Kritis

3 Cara Buat Ibu Zaman Now Hadapi Anak yang Semakin Kritis
3 Cara Buat Ibu Zaman Now Hadapi Anak yang Semakin Kritis

Ibu zaman now harus cerdas dan kreatif seiring perkembangan zaman di era digital. Sebab, anak zaman now juga tumbuh serbakritis. Jika tak mendapat jawaban dari orang tua mereka, anak bisa mencari melalui dunia maya atau media sosial. Jangan sampai membiarkan anak tersesat dengan informasi yang salah.

Psikolog Anak dan Remaja Universitas Indonesia (UI) Vera Itabiliana Hadiwidjojo menjelaskan teknologi gadget sudah menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Selain sandang pangan papan, kini gadget juga menjadi kebutuhan. Hal itu yang membedakan keluarga zaman dulu dengan keluarga zaman now. Gadget sudah memenuhi kebutuhan setiap keluarga saat ini.

“Jangan sampai saat ada waktu jalan-jalan ke mal lalu makan bersama, semua sibuk berdoa menunduk ke arah gadgetnya. Berdoa bukan dalam arti sebenarnya, tetapi sibuk dengan gadget masing-masing,” tegas Vera, Jumat (22/12).

Dalam momentum Hari Ibu, Vera mengimbau para ibu zaman now untuk lebih mempererat

ikatan dengan anak dengan berbagai cara kreatif. Gadget jangan justru membuat para ibu terlena dan kalah dengan perkembangan anak.

Pahami Apa yang Sedang Hits Bagi Anak
Ibu zaman now harus lebih kekinian atau update mengetahui berbagai informasi yang sedang disukai anak. Misalnya anak zaman now sedang menyukai game atau artis atau selebgram tertentu, ibu harus tune in to frequency atau mengetahui lebih dalam topik yang disukai anak.

“Misalnya tokoh kartun atau film atau lagu apa sih yang saat ini lagi hits

, atau misalnya Justin Bieber apa betul balikan lagi sama Selena Gomez. Jadi anak merasa, ibunya memahami satu selera,” ungkap Vera.

Memantau tapi Jangan Kepo
Bunda boleh memantau perkembangan dan pergaulan anak melalui media sosial. Caranya dengan berteman di media sosial dengan anak. Akan tetapi, bunda juga jangan usil memberi komentar atau kepo (ingin tahu) apa yang dilakukan anak secara frontal.

“Cukup memantau dari belakang saja, menyimak dan memperhatikan apa kegiatan anak. Jangan sampai kepo dan cukup monitoring saja,” kata Vera.

Kualitas Waktu Sharing Ibu dan Anak

Vera menyarankan tak perlu waktu lama untuk mempererat hubungan ibu dan anak.

Hanya dibutuhkan waktu minimal 9 menit untuk meningkatkan premium bonding moment, atau kualitas mempererat hubungan.

“Bisa dengan 9 menit di pagi hari, siang, dan malam membuat anak bercerita apa yang terjadi dengan sekolahnya, kegiatan sehari-hari, biarkan anak bercerita fokus tanpa ibu memikirkan cucian, gadget, dan pekerjaan rumah tangga lainnya,” tegas Vera.

 

Sumber :

http://www.rumahtanahdijual.com/usaha-menghadapi-tantangan-pendidikan-di-era-global/