Pekerjaan Semakin Sempit, Ini Penyebabnya

Pekerjaan Semakin Sempit, Ini Penyebabnya

Pekerjaan Semakin Sempit, Ini Penyebabnya

Pekerjaan Semakin Sempit, Ini Penyebabnya
Pekerjaan Semakin Sempit, Ini Penyebabnya

 

Banyak orang yang beranggapan bahwa lapangan pekerjaan

Sekarang ini makin lama makin sempit. Rasanya semakin sulit saja bila mencari pekerjaan ditahun-tahun seperti sekarang ini. Sehingga enggak heran banyak orang yang merasa pasrah dan menjadi pengangguran.
Memang, permasalahan demikian begitu miris dan seolah-olah kontradiktif dengan perkembangan zaman yang ada. Ya, zaman sekarang ini memang ada banyak perusahaan-perusahaan yang bermunculan dan berkembang di tanah air, tetapi apa yang terjadi.

Meski tidak bisa dipukul sama rata, namun tetap saja beberapa perusahaan yang menjamur itu ternyata tidak memberi banyak kontribusi untuk mengurangi pengangguran. Kehadiran mereka justru bagaikan air yang mengikis batu hingga menjadi pasir. Dengan kata lain, keberadaan mereka tidak banyak membantu tetapi justru menghabiskan dan merusak kekayaan yang ada lalu pergi seperti mengalirnya air. Terlepas dari hal itu, sebenarnya apa yang menyebabkan lowongan pekerjaan semakin sedikit?

Robot Muncul

Mayoritas perusahaan industri, kehadiran robot umumnya bukanlah hal aneh. Ya, robot adalah suatu teknologi hasil perkembangan zaman yang memungkinkan untuk melakukan pekerjaan dengan lebih mudah serta efisien. Kehadiran robot, tentu tidak dimungkiri akan mengakibatkan pekerja-pekerja manusia menjadi tersingkirkan karenanya.
Alasannya ya sudah tentu karena robot bekerja dengan cepat, efisien dan tepat waktu jika dibandingkan dengan pekerja manusia. Selain itu, robot tidak perlu diberi gaji setiap bulannya. Robot paling-paling robot hanya membutuhkan engergi listrik, bbm dan sedikit perawatan.

SDM lokal Kalah Saing

Kita akui bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) lokal memang kalah saing dengan orang luar. Oleh sebab itu, banyak perusahaan-perusahaan besar yang enggan menggambil orang lokal untuk dijadikan sebagai pioner penting diperusahaan. Meski tidak bisa dipukul sama rata, tetapi hal ini benar-benar terjadi disejumlah perusahaan, apalagi kalau perusahaan itu adalah perusahaan asing yang notabenenya hanya numpang di Indonesia.

Jumlah Manusia Tidak Seimbang

Terdapat banyak manusia yang hidup di Indonesia. Meski jumlahnya tidak seperti RRT (Republik Rakyat Tiongkok), namun populasi masyarakat Indonesia sudah tergolong cukup besar. Dan dari sebagian besar jumlah tersebut hampir semuanya mengharapkan pekerjaan, namun sayang jumlah pekerjaan dengan lowongan ternyata tidaklah seimbang.