Sekda Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat

Sekda Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat

Sekda Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat

 

Sekda Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat

Musyawarah Perencanaan Pembangunan

Dihadapan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Tengah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menekankan pentingnya partisipasi dari elemen masyarakat, mulai dari tingkat yang terendah hingga yang tertinggi agar semua program sesuai apa yang diinginkan masyarakat.

Pemerintah Kota Bogor

“Diharapkan hasil dari musrenbang ini mewarnai rencana kerja Pemerintah Kota Bogor, KUA-PPAS dan penganggaran setiap tahunnya,” kata Ade saat mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya membuka Musrenbang Kecamatan Bogor Tengah di Aula Kecamatan Bogor Tengah, jalanKantin, Kelurahan Pabaton, Kota Bogor, Selasa (23/01/2018).

Selain itu kata Ade musrenbang ini diharapkan mampu mewadahi keinginan dan aspirasi masyarakat di masing-masing kelurahan dan kecamatan, sekaligus mampu menciptakan sebuah rasa memiliki masyarakat terhadap penyelenggaraan dan pengelolaan pemerintahan. “Disamping tentunya menjamin transparansi,” katanya.

Menurut Ade berbicara perencanaan ada hal yang harus dipahami. Melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) mimpi Kota Bogor adalah mewujudkan kota jasa yang nyaman dengan masyarakat madani dan pemerintahan yang amanah tahun 2025 dan mulai dirancang sejak tahun 2004.

Untuk tahapannya dijalankan per 5 tahun

Tahun 2018 ini akan dijadikan tahap pengembangan menuju Kota Bogor yang nyaman, beriman dan transparan pada tahun 2019,” katanya.

Dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan Pemkot Bogor disamping program prioritas. Diantaranya, meliputi bidang transportasi melalui kebijakan yang hasilnya signifikan seperti melalui rerouting, Sistem Satu Arah (SSA) dan konversi angkot menjadi bus. Kemudian kaitan penataan dan pengelolaan sampah melalui edukasi ke masyarakat Kota Bogor, penataan di Galuga bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan pembuatan TPST. Di bidang penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui zona-zona PKL.  “Penataan ruang publik dan ruang terbuka hijau juga terus dilakukan,” sebutnya.

Plt Camat Bogor Tengah

M. Taufik menjelaskan, pada musrembang Kecamatan Bogor Tengah tahun 2018 ini mengusulkan 95 usulan dengan rincian 21 bidang pemerintahan, 23 bidang fisik, 40 bidang sosial dan 12 bidang ekonomi. Sementara pada musrembang tahun 2017 ada 142 yang terlaksana dengan total anggaran terserap mencapai Rp. 15 miliar lebih dengan sumber dana dari pusat, APBD maupun sapras dan dari swadaya Rp. 400 juta.

Selain Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat

Hadir Wali Kota Bogor Bima Arya, Plt. Camat Bogor Tengah yang juga menjabat Kabag Tapem Setda Kota Bogor M. Taufik, Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor Hanafi, Sekcam Bogor Tengah Shahib Khan, perwakilan DPRD Kota Bogor Eka Wardana dan para kepala OPD serta Lurah se-Kecamatan Bogor Tengah.

Sumber : https://www.ayoksinau.com/