Pelantikan 41 Kades Terpilih di Pendopo Agung

Pelantikan 41 Kades Terpilih di Pendopo Agung

Pelantikan 41 Kades Terpilih di Pendopo Agung

 

Pelantikan 41 Kades Terpilih di Pendopo Agung

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Desa Terpilih

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Desa Terpilih Periode 2018-2024 dilakukan oleh Wakil Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM Jumat (28/12) siang di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua DPRD, Forkopimda Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Para Asisten Sekda, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita, Dharma Wanita, Camat dan Kepala Desa terpilih.

Surat Keputusan Wakil Bupati Malang

Berdasarkan Surat Keputusan Wakil Bupati Malang Nomor 188.45/904/KEP/35.07.013/2018 tentang Pengangkatan Kepala Desa Terpilih, Wabup melantik kades terpilih di 41 desa pada 23 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang. Dalam kesempatan itu selain dilakukan penandatanganan berita acara pelantikan dan penyematan tanda jabatan, Wabup bersama Forkopimda memberikan ucapan selamat kepada seluruh kepala desa terpilih. Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan selamat kepada kepala desa terpilih.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang

saya mengucapkan selamat kepada Saudara sekalian yang pada Pilkades 11 November kemarin telah dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Kepala Desa. Saya berharap agar saudara selalu menjaga kepercayaan masyarakat tersebut dengan sebaik-baiknya dan menjalankan amanah serta bekerja sepenuh hati dalam memimpin dan melayani masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, Kepala Desa memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan otonomi daerah sehingga Kades dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu untuk mengakomodir kepentingan masyarakat. Perlunya menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat dan membuktikannya dengan sebuah karya nyata berupa kemajuan dan keberhasilan pembangunan di desa.

Ia menambahkan bahwa tugas, wewenang, kewajiban, larangan dan hak Kepala Desa telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kepala Desa harus dapat merangkul semua pihak dan mampu memberikan pelayanan kepada warga tanpa pandang bulu. “Menurut laporan yang saya terima, pilkades serentak tahap  kedua ini tercatat 68.833 pemilih, dimana 49.729 orang atau 72,24% telah menggunakan hak pilihnya dengan rincian: 47.056 suara sah dan 2.673 suara tidak sah. Ini merupakan angka partisipasi yang cukup baik, dan diharapkan partisipasi ini dapat lebih ditingkatkan pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg ke depan,” imbuh Wabup.

Diakhir sambutannya

Wabup berpesan kepada Kades Terpilih  terkait beberapa hal diantaranya untuk bekerja sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab dan secepatnya mempelajari tugas dan kewajiban sebagai kepala desa. Selain itu, ia juga meminta agar kades menjalin komunikasi dan koordinasi yang harmonis dengan seluruh pengurus kelembagaan yang ada di desa terutama dengan BPD sebagai mitra pemerintahan desa. Terlebih saat ini desa telah mendapat perhatian yang sangat besar dari pemerintah, berupa Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) serta program atau bantuan lainnya.

“Benahi masalah sumber daya aparatur, sumber pendapatan desa, dan segera menerapkan manajemen yang baik, mandiri dan maju untuk membangun desa. Pengelolaan DD dan ADD jangan hanya untuk pembangunan fisik, namun pembangunan sumber daya manusianya juga perlu diperhatikan. Mengenai jabatan yang  merupakan sebuah amanah, harus betul-betul melakukan yang terbaik bagi masyarakat karena kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT atas semua kebijakan yang diterapkan selama kepemimpinannya,” pesannya.

Artikel Terkait: