7 Pahlawan yang Menjadi Gambar Uang Rupiah Kertas Cetakan Baru

7 Pahlawan yang Menjadi Gambar Uang Rupiah Kertas Cetakan Baru

seperti yang telah anda ketahui bahwa Bank Indonesia sebagai bank sentral bertugas untuk melaksanakan rencana berkenaan bersama jumlah uang Rupiah yang bakal dicetak dan juga memiliki wewenang untuk mengontrol penggunaan Rupiah. Namun tahukah kamu, sebelum BI menjadi mencetak, mata uang Rupiah ternyata juga melewati sistem cukup panjang? Bank Indonesia wajib pertimbangkan menjadi berasal dari bahan, nominal yang tercantum, gambar uang dan juga desain uang itu sendiri. Selain itu, pemilihan sosok pahlawan Indonesia yang bakal dijadikan figur terhadap tiap nominal uang juga wajib melewati sistem yang tidak mudah.

Gambar pahlawan ini bertujuan agar kita para generasi muda bisa meneladani motivasi kepahlawanan dan nilai-nilai patriotisme di dalam diri pahlawan yang telah mementingkan kemerdekaan bangsa dan negara di atas kepentingan spesial dan juga kelompoknya. Nah, untuk itu perlu nih untuk anda berkenalan bersama para pahlawan yang keluar di uang Rupiah. Siapa saja mereka? Yuk, kita lihat.

1. Soekarno dan Mohammad Hatta

Soekarno adalah Presiden Republik Indonesia yang hampir selalu keluar di gambar mata uang Rupiah berasal dari seri ORI (Oeang Republik Indonesia) I tahun 1945 sampai sementara ini. Pada seri ORI I dan seri ORI II Soekarno keluar di mata uang pecahan satu sampai 10 rupiah, 25 dan 100 rupiah. Gambar Soekarno dan Mohammad Hatta sementara ini terpampang di uang kertas pecahan Rp100.000. Mengingat ini adalah uang pecahan terbesar yang tersedia di Indonesia, menjadi telah mestinya tokoh yang dimuat adalah sosok yang memproklamirkan kemerdekaan bangsa kita.

Soekarno adalah Presiden RI pertama yang menjabat berasal dari periode 1945 sampai 1966 dan pencetus rencana Pancasila sebagai basic negara Indonesia. Mohammad Hatta adalah wakil Presiden pertama Indonesia dan dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Keduanya mendapat gelar pahlawan terhadap tahun 1986.

2. H. Djuanda Kartawidjaja

Sosok yang menghiasi uang Rupiah baru pecahan Rp50.000 ini lebih dikenal sebagai Ir. Djuanda, yang namanya sering dijadikan nama beberapa jalan besar di beraneka provinsi Indonesia. Sumbangannya yang terbesar untuk Indonesia adalah Deklarasi Djuanda terhadap tahun 1957. Beliau membuktikan bahwa laut Indonesia dan laut sekitar, di antara dan di di dalam kepulauan Indonesia, menjadi satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak itulah keluar sebutan Negara Kepulauan berasal dari konvensi hukum laut United Convention on Law of the Sea (UNCLOS).

3. Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi

Pahlawan nasional yang lebih dikenal bersama nama Sam Ratulangi ini keluar terhadap uang kertas Rp20.000. Beliau merupakan bagian berasal dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang setelah Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia diangkat menjadi Gubernur Sulawesi Pertama. Sam Ratulangi wafat terhadap 30 Juni 1949 setelah sempat menjadi tawanan musuh. Beliau dimakamkan di Tondano, area kelahirannya, dan namanya diabadikan sebagai nama bandara, yaitu Bandara Sam Ratulangi dan nama perguruan tinggi, yaitu Universitas Sam Ratulangi.

4. Frans Kaisiepo

Tokoh pahlawan pejuang kemerdekaan asal Papua ini keluar terhadap uang pecahan Rp10.000. Setelah kemerdekaan Indonesia, Frans Kaisiepo menjadi Envoy Republik berasal dari Papua yang meyakinkan agar Papua ikut ke di dalam Republik Indonesia. Beliau juga terlibat di dalam Konferensi Malino tahun 1946 yang mengulas tentang pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil berasal dari Papua. Ia mengusulkan nama Irian, yang berasal berasal dari bahasa Biak yang bermakna area yang panas.

5. Dr. K.H. Idham Chalid

Wajah berasal dari pahlawan asal Kalimantan Selatan ini keluar di atas uang Rp5.000. Sosok Idham Chalid lebih dikenal luas oleh penduduk sebagai ulama dan politisi yang penuh bersama etika dan kesantunan. Ia dulu menjabat sebagai wakil perdana menteri Indonesia, ketua MPR dan ketua DPR. Selain sebagai politikus, ia juga aktif di dalam kesibukan keagamaan dan dulu menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama yang memiliki komitmen rahmatan lil ‘alamin dan selalu ia gemakan di penjuru Indonesia.

6. M.H. Thamrin

Mohammad Husni Thamrin yang keluar terhadap uang Rp2.000 ini, merupakan seorang politisi dan tokoh pergerakan nasional di era Hindia Belanda. Ia adalah keturunan Belanda dan Betawi, tapi tidak menyandang nama Belanda berasal dari ayahnya dikarenakan sejak kecil telah dirawat oleh paman berasal dari pihak ibu. Semasa hidupnya, Thamrin selalu memperjuangkan nasib bangsa agar bisa merdeka lewat jalan parlementer. Sebagai seorang bagian parlemen Dewan Rakyat bentukan Belanda, ia tidak berkenan menjadi suruhan Belanda yang menindas rakyat. Thamrin selalu mengusahakan untuk mencarikan begitu banyak ragam solusi untuk menanggulangi kasus yang berjalan terhadap penduduk di bawahnya.

7. Tjut Meutia

Tjut Meutia menjadi salah satu pahlawan wanita yang wajahnya keluar terhadap uang rupiah cetakan baru pecahan Rp1.000. Beliau merupakan pahlawan nasional Indonesia berasal dari Aceh yang melaksanakan perlawanan terhadap Belanda. Awalnya ia berjuang bersama bersama suaminya Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong. Namun suaminya berhasil ditangkap Belanda dan dihukum mati di pinggir laut Lhokseumawe.

Pada suatu pertempuran bersama Korps Marechausée, Tjut Meutia dan para wanita melarikan diri ke di dalam hutan. Ia kemudian bangkit dan konsisten melaksanakan perlawanan bersama sisa-sisa pasukannya. Ia menyerang dan merampas pos-pos kolonial sambil bergerak menuju Gayo melewati hutan belantara. Pada tanggal 24 Oktober 1910, Tjut Meutia bersama pasukannya bentrok bersama Marechausée di Alue Kurieng. Di pertempuran ini Tjut Meutia gugur.

Baca Juga :