Aplikasi Etanee Solusi Untuk Kenaikan Harga Bahan Pangan

0
112

cyberpost.co.id ,Jakarta – Ditengah kenaikan harga dan langkanya pasokan bahan pangan pokok khususnya menjelang hari raya,hal ini mempunyai Aplikasi Etanee menjadi solusi pintar berbasis teknologi digital.

Aplikasi etanee lebih dari sekedar Ecommerce atau toko online. Secara model bisnis etanee menghubungkan titik rantai bisnis yaitu rantai pasok di hulu meliputi digitalisasi kegiatan produksi pertenakan dan pertanian, bahkan sampai manajemen logistic pasca-panca daei system distribusi hingga ke tangun konsumen akhir di bagian hilir.

Acara peluncuran etanee diawali dengan Talk Show bersama komunitas pengusaha wanita dari produk beras sehat Bojana, dengan tema ; ‘Solusi Pangan untuk Indonesia’. Para wanita yang terlibat adalah pngusaha wanita dalam membangun kemandirian ekonomi kerakyatan di komoditi beras yang dilaksanakan di Dapuraya, Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).

Peluncuran aplikasi digital etanee ini dihadiri oleh Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Dimana pemerintah saat ini sangut mendukung pengembangan berbngai solusi digital untuk mempercepat laju penumbuhan ekonomi, meningkatkan produktiVitas atau mcncapai ei’isiensi dalam rantai bisnis.

Acara semakin menarik dengan hadirnya wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno yang mengatakan Etanee memberi solusi atas harga pokok di tingkat konsumen sekaligus biaya hidup semakin tinggi pada petani lokal,” ujar Sandi.

Etanee juga menciptakan peluang usaha baru. Kita melihat belum banyak agripreuneur tumbuh. Inilah yang kita solusikan bersama dengan hadirnya entrepreneurship baru tanpa terus bergantung produk impor,” ucap Sandi.

Mantan Ketua HIPMI ini menilai Etanee menjadi peluang baru bagi wirausaha tumbuh di Jakarta. Sebagai pendiri Etanee, Cecep Mochamad merupakan sosok pengusaha muda dan pemenang Indonesia Future Business Leader (IFBL) 2014 dari majalah SWA.

Aplikasi etanee disinyalir mampu menjadi akselerator bagi penerapan Perda Nomor 4 DKI tentang pelarangan ayam hidup masuk, dipotong, atau dijual di wilayah DKI Jakarta,” ujar Cecep.

Cecep menuturkan, etanee juga menjamin keamanan pasokan bahan pangan kepada konsumen. Dia menjelaskan, etanee akan berkolaborasi dengan rumah potong hewan (RPH) dan rumah potong hewan unggas (RPHU) yang sudah memiliki sertifikasi halal, memiliki nomor kontrol veteriner (NKV) dan menerapkan proses produksi yang baik atau good manufacturing veteriner (GMP).

Aplikasi etanee memberikan solusi bagi para ibu rumah tangga yang butuh berbelanja tanpa harus keluar rumah dengan harga yang sangat murah karena tidak ada ongkos distribusi,” tutup Cecep. (Rika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here